Jam tangan automatic bukan sekadar aksesori untuk menunjang penampilan. Di balik desainnya yang elegan, terdapat mekanisme mekanis yang bekerja secara kompleks tanpa membutuhkan baterai. Karena itu, jam tangan automatic membutuhkan perawatan yang tepat agar performanya tetap optimal dan tampilannya tetap terjaga.
Bagi Anda yang baru memiliki jam tangan automatic atau sudah lama mengoleksinya, memahami cara merawatnya adalah hal penting. Dengan perawatan yang benar, sebuah jam tangan automatic dapat digunakan selama bertahun-tahun bahkan menjadi salah satu koleksi berharga yang bisa diwariskan.
Berikut beberapa cara merawat jam tangan automatic yang perlu Anda ketahui.

1. Kenakan Jam Secara Rutin
Jam tangan automatic mendapatkan energi dari gerakan pergelangan tangan melalui rotor yang berada di dalam mesin jam. Saat Anda mengenakannya dan beraktivitas secara normal, rotor akan bergerak dan membantu memutar mainspring sehingga jam tetap berjalan.
Jika jam jarang digunakan, tenaga pada mainspring pada akhirnya akan habis dan jam berhenti. Hal ini sebenarnya normal dan tidak berarti jam mengalami kerusakan.
Jika ingin menggunakannya kembali setelah berhenti, Anda dapat melakukan winding sesuai petunjuk dari produsennya sebelum mengatur waktu.
2. Hindari Guncangan dan Benturan Keras
Meski beberapa jam automatic dirancang untuk penggunaan sehari-hari, mekanisme di dalamnya tetap terdiri dari komponen-komponen kecil dan presisi.
Benturan keras, terjatuh, atau aktivitas yang menghasilkan getaran ekstrem dapat memengaruhi akurasi jam bahkan berpotensi merusak komponen mekanismenya.
Untuk aktivitas seperti olahraga berat, pekerjaan dengan risiko benturan tinggi, atau kegiatan yang melibatkan getaran kuat, sebaiknya lepaskan jam tangan Anda terlebih dahulu.
3. Jauhkan dari Magnet
Magnet merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik jam mekanis. Paparan medan magnet yang cukup kuat dapat memengaruhi komponen tertentu di dalam movement dan menyebabkan jam berjalan terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak akurat.
Hindari menyimpan jam terlalu dekat dengan perangkat atau benda yang memiliki magnet kuat. Jika setelah terpapar magnet jam menunjukkan perubahan akurasi yang signifikan, sebaiknya lakukan pemeriksaan di service center atau teknisi jam terpercaya.
4. Perhatikan Ketahanan Air
Tidak semua jam automatic memiliki tingkat ketahanan air yang sama. Karena itu, jangan menganggap sebuah jam dengan fitur water resistant otomatis aman digunakan untuk semua aktivitas di dalam air.
Periksa spesifikasi water resistance pada jam dan ikuti rekomendasi produsennya. Selain itu, pastikan crown atau kenop sudah berada dalam posisi yang benar sebelum jam terkena air.
Jika jam memiliki crown screw-down, pastikan crown sudah terkunci dengan baik sesuai petunjuk penggunaan.
5. Jangan Mengoperasikan Crown Secara Sembarangan
Crown digunakan untuk berbagai fungsi, seperti mengatur waktu, tanggal, atau melakukan winding pada jam automatic. Karena itu, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati.
Saat mengatur tanggal, perhatikan rentang waktu yang direkomendasikan oleh produsen. Pada sejumlah movement, perubahan tanggal secara manual pada periode tertentu dapat berisiko mengganggu mekanisme kalender.
Jika Anda tidak yakin mengenai cara mengatur fungsi jam tertentu, selalu prioritaskan panduan resmi dari merek jam tersebut.
6. Bersihkan Jam Secara Berkala
Keringat, debu, minyak dari kulit, dan kotoran dapat menempel pada case, bracelet, maupun strap jam.
Untuk membersihkannya, gunakan kain lembut dan bersih. Jika jam memiliki tingkat water resistance yang sesuai, pembersihan bagian luar dapat dilakukan dengan metode yang direkomendasikan oleh produsennya.
Hindari penggunaan bahan kimia atau cairan pembersih yang tidak direkomendasikan karena dapat merusak finishing case, crystal, coating, atau material strap.
7. Simpan di Tempat yang Tepat
Ketika tidak digunakan, simpan jam automatic di tempat yang kering, bersih, dan terlindung dari benturan.
Jika memiliki lebih dari satu jam, gunakan watch box atau tempat penyimpanan khusus agar setiap jam tidak saling bergesekan.
Hindari menyimpan jam di tempat yang terlalu lembap, terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama, atau berada di dekat sumber medan magnet yang kuat.
8. Tidak Perlu Terlalu Sering Menggunakan Watch Winder
Watch winder sering dianggap sebagai aksesori wajib untuk pemilik jam automatic. Padahal, tidak semua jam automatic membutuhkan watch winder.
Jika jam berhenti karena lama tidak digunakan, Anda dapat melakukan winding dan mengatur waktunya kembali saat ingin memakainya.
Watch winder lebih relevan untuk kebutuhan tertentu, misalnya ketika Anda memiliki jam dengan komplikasi yang cukup rumit dan ingin menjaga jam tetap berjalan sehingga waktu atau kalender tidak perlu diatur ulang.
Jika menggunakan watch winder, pilih perangkat yang sesuai dengan spesifikasi movement dan jangan menganggap semakin banyak putaran selalu semakin baik.
9. Lakukan Servis Secara Berkala
Movement mechanical terdiri dari banyak komponen yang bergerak dan bekerja secara terus-menerus. Seiring waktu, pelumas pada bagian mekanisme dapat mengalami perubahan dan komponen tertentu dapat mengalami keausan.
Karena itu, servis berkala penting untuk menjaga performa jam dalam jangka panjang. Interval servis dapat berbeda-beda tergantung merek, movement, usia jam, dan rekomendasi produsennya.
Jangan menunggu sampai jam benar-benar bermasalah untuk melakukan pemeriksaan. Jika mulai muncul gejala seperti perubahan akurasi yang drastis, power reserve menurun secara tidak biasa, atau terdapat masalah pada crown, sebaiknya segera periksakan ke pusat servis atau watchmaker terpercaya.
10. Perhatikan Kondisi Strap dan Bracelet
Perawatan jam tidak hanya berfokus pada movement. Strap dan bracelet juga perlu diperhatikan karena bersentuhan langsung dengan kulit dan lingkungan.
Untuk strap kulit, hindari paparan air dan kelembapan berlebihan. Sementara itu, bracelet berbahan metal dapat dibersihkan secara rutin untuk menghilangkan keringat dan kotoran yang menumpuk di sela-sela link.
Periksa juga kondisi spring bar dan clasp secara berkala untuk memastikan jam tetap terpasang dengan aman di pergelangan tangan.
Tanda Jam Automatic Perlu Diperiksa
Ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak diabaikan, seperti:
- Jam tiba-tiba berjalan jauh lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya.
- Power reserve terasa menurun secara signifikan.
- Crown terasa keras, longgar, atau tidak normal.
- Terdapat embun atau kondensasi di balik crystal.
- Jam berhenti meskipun sudah digunakan dan di-winding dengan benar.
- Terdengar suara atau terasa ada sesuatu yang tidak normal dari dalam case.
- Jam mengalami benturan atau terjatuh cukup keras.
Jika menemukan salah satu kondisi tersebut, hindari membongkar jam sendiri. Pemeriksaan oleh teknisi profesional dapat membantu mencegah kerusakan yang lebih besar.
Jam Automatic yang Dirawat dengan Baik Bisa Menjadi Koleksi Jangka Panjang
Jam tangan automatic memiliki daya tarik tersendiri karena menggabungkan fungsi, craftsmanship, dan mekanisme mekanis yang kompleks. Namun, keindahan dan performanya akan lebih maksimal jika dirawat dengan benar.
Kuncinya sederhana: gunakan dengan bijak, hindari benturan dan medan magnet kuat, perhatikan ketahanan air, bersihkan secara rutin, simpan dengan baik, dan lakukan servis sesuai kebutuhan.
Dengan perawatan yang tepat, jam automatic bukan hanya menjadi aksesori untuk menemani aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi bagian dari perjalanan dan koleksi yang memiliki nilai tersendiri.

