Jam tangan bukan hanya alat untuk menunjukkan waktu, tetapi juga bagian dari gaya hidup, fashion, hingga koleksi bagi banyak orang. Seiring berkembangnya dunia horologi, muncul berbagai anggapan tentang cara menggunakan, merawat, dan memilih jam tangan.
Namun, tidak semua informasi yang beredar benar. Beberapa hanyalah mitos yang sudah dipercaya selama bertahun-tahun. Lantas, mana yang merupakan mitos dan fakta tentang jam tangan?

1. Jam Tangan Automatic Harus Dipakai Setiap Hari
Mitos.
Jam tangan automatic memang mendapatkan energi dari gerakan rotor yang mengikuti aktivitas pemakainya. Namun, bukan berarti jam automatic harus dipakai setiap hari.
Jika tidak digunakan selama beberapa waktu, jam automatic akan berhenti setelah cadangan daya (power reserve) habis. Hal ini tidak langsung merusak mesin jam.
Jika ingin digunakan kembali, cukup atur waktu dan tanggalnya sesuai kebutuhan, kemudian kenakan seperti biasa.
2. Jam Automatic Bisa Rusak Jika Berhenti
Mitos.
Jam automatic yang berhenti karena tidak digunakan bukan berarti mengalami kerusakan. Pada dasarnya, mesin hanya kehabisan energi dari power reserve.
Selama mesin dan komponennya dalam kondisi baik, jam dapat kembali berjalan setelah diberikan energi melalui gerakan rotor atau pemutaran crown, tergantung jenis mekanismenya.
3. Jam Tangan Quartz Lebih Akurat daripada Automatic
Fakta.
Secara umum, jam quartz memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan jam mechanical atau automatic.
Jam quartz menggunakan osilator kristal quartz yang menghasilkan getaran dengan frekuensi stabil untuk mengatur waktu. Sementara itu, jam automatic menggunakan sistem mekanis yang terdiri dari berbagai komponen bergerak.
Meski demikian, akurasi jam automatic tetap dapat sangat baik, terutama pada jam yang dibuat dengan standar kualitas dan regulasi tertentu.
4. Semua Jam Tangan Tahan Air
Mitos.
Tidak semua jam tangan memiliki tingkat ketahanan air yang sama.
Label seperti Water Resistant 30M, 50M, 100M, atau 200M menunjukkan kemampuan ketahanan terhadap tekanan air dalam kondisi tertentu. Angka tersebut tidak selalu berarti jam aman digunakan pada kedalaman yang sama dalam aktivitas nyata.
Sebelum membawa jam ke dalam air, selalu periksa spesifikasi resmi dari produsennya.
5. Jam dengan Label Water Resistant Aman Dipakai Saat Mandi
Tidak selalu benar.
Ketahanan air bukan berarti jam cocok untuk semua aktivitas yang melibatkan air. Air panas, uap, sabun, serta perubahan tekanan dapat memberikan kondisi berbeda terhadap gasket dan komponen kedap air.
Untuk keamanan, hindari membawa jam ke kamar mandi kecuali produsen memang menyatakan jam tersebut sesuai untuk aktivitas tersebut.
6. Magnet Bisa Memengaruhi Mesin Jam Mechanical
Fakta.
Paparan medan magnet yang cukup kuat dapat memengaruhi beberapa komponen pada jam mechanical, terutama bagian tertentu dari sistem pengatur waktu.
Akibatnya, jam dapat berjalan terlalu cepat, terlalu lambat, atau menunjukkan penyimpangan akurasi.
Karena itu, sebaiknya jangan menyimpan jam terlalu dekat dengan sumber magnet kuat seperti perangkat elektronik tertentu, speaker, atau magnet industri.
7. Mengguncang Jam Automatic Sekuat-kuatnya Membuatnya Cepat Terisi
Mitos.
Mengguncang jam automatic dengan keras bukan cara terbaik untuk mengisi energinya.
Rotor memang bergerak mengikuti aktivitas pergelangan tangan, tetapi gerakan ekstrem justru dapat memberikan tekanan yang tidak diperlukan pada mekanisme.
Jika jam automatic berhenti, gunakan cara pengisian energi yang sesuai dengan petunjuk produsennya.
8. Jam Mahal Pasti Lebih Akurat
Mitos.
Harga jam tangan tidak hanya ditentukan oleh akurasi.
Nilai sebuah jam dapat dipengaruhi oleh kualitas material, finishing, desain, komplikasi, sejarah merek, mekanisme, kelangkaan, hingga nilai koleksi.
Jam mechanical dengan harga tinggi belum tentu lebih akurat daripada jam quartz yang lebih terjangkau.
9. Jam Tangan Mechanical Membutuhkan Perawatan Berkala
Fakta.
Jam mechanical memiliki banyak komponen bergerak yang bekerja secara terus-menerus. Seiring waktu, pelumas dapat mengalami perubahan kondisi dan komponen tertentu dapat mengalami keausan.
Karena itu, pemeriksaan dan servis berkala penting untuk menjaga performa mesin. Interval servis dapat berbeda tergantung merek, model, usia jam, serta rekomendasi produsennya.
10. Memutar Crown Terlalu Keras Bisa Merusak Jam
Fakta.
Crown merupakan salah satu bagian penting pada jam, tetapi penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati.
Memutar atau menarik crown secara kasar, terutama ketika posisi crown tidak sesuai, dapat memberikan tekanan berlebih pada komponen mekanisme.
Gunakan crown secara perlahan dan ikuti instruksi khusus dari produsen jam.
11. Jam Tangan Automatic Tidak Membutuhkan Baterai
Fakta, dengan catatan.
Jam automatic menggunakan energi mekanis yang berasal dari pegas utama (mainspring), bukan baterai seperti jam quartz konvensional.
Energi tersebut dapat disimpan dan digunakan untuk menggerakkan mekanisme jam. Pada beberapa model, energi diperoleh melalui gerakan rotor dan dapat pula melalui pemutaran crown secara manual.
Namun, istilah “automatic” tidak berarti seluruh jam mekanis memiliki sistem pengisian energi yang sama.
12. Jam Tangan Vintage Harus Selalu Disimpan dalam Kondisi Berhenti
Mitos.
Tidak ada aturan umum bahwa jam vintage harus selalu dihentikan ketika tidak digunakan.
Yang lebih penting adalah memastikan jam disimpan di tempat yang kering, bersih, aman dari benturan, serta jauh dari kondisi ekstrem seperti panas berlebihan dan medan magnet kuat.
Untuk jam vintage, pemeriksaan kondisi mesin secara berkala juga sangat dianjurkan.
Cara Merawat Jam Tangan agar Tetap Awet
Terlepas dari jenis jam yang digunakan, beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga kondisinya:
- Simpan jam di tempat yang kering dan terlindung.
- Hindari benturan keras yang tidak perlu.
- Jauhkan dari medan magnet kuat.
- Jangan mengoperasikan crown secara kasar.
- Periksa kondisi strap atau bracelet secara berkala.
- Pastikan crown tertutup atau terkunci sesuai desain jam sebelum terkena air.
- Ikuti rekomendasi perawatan dari produsen.
- Lakukan pemeriksaan atau servis jika performa jam mulai berubah secara signifikan.
Kesimpulan
Dunia jam tangan dipenuhi berbagai informasi yang terdengar meyakinkan, tetapi tidak semuanya benar. Mulai dari anggapan bahwa jam automatic harus selalu digunakan setiap hari hingga anggapan bahwa semua jam dengan label water resistant aman digunakan untuk berenang atau mandi.
Memahami perbedaan antara mitos dan fakta tentang jam tangan akan membantu Anda menggunakan serta merawat koleksi dengan lebih tepat.
Pada akhirnya, perawatan terbaik adalah mengikuti spesifikasi dan rekomendasi dari produsen masing-masing jam. Dengan perawatan yang tepat, jam tangan tidak hanya dapat digunakan dalam jangka panjang, tetapi juga tetap menjadi aksesori yang bernilai dan menarik untuk dimiliki.

